Fetal Cell Technologies International
Sindrom Down

PERAWATAN

Intervensi dini sindrom Down bayi dan anak-anak dengan Terapi Prekursor Sel Stem dapat membuat perbedaan dalam kemampuan memaksimalkan potensi mereka untuk kualitas hidup yang lebih baik. Skrining rutin untuk masalah kesehatan umum, lingkungan keluarga yang kondusif dan pelatihan kejuruan dapat meningkatkan pembangunan secara keseluruhan sindrom Down. Buku teks medis menyatakan bahwa gangguan genetik dan kromosom tidak memiliki pengobatan yang diketahui. Sejumlah anak-anak sindrom Down di Jerman, Spanyol, Rusia, Amerika Serikat dll sebelum 1957, sudah diobati dengan terapi Prekursor Sel Stem sebelum usia 13. Hasil menyimpulkan bahwa ada peningkatan signifikan secara statistik di tinggi badan, IQ, konsentrasi, ucapan, keterampilan motorik dan sistem kekebalan tubuh. Dengan setiap Terapi Prekursor Sel Stem berikutnya dilakukan pada tahap awal, fitur khas sindrom Down menjadi kurang menonjol dan kekurangan imunologi diperbaiki. Sindrom Down adalah salah satu dari banyak kondisi yang telah merespon secara dramatis dengan Terapi  Prekursor Sel Stem.

Contoh sebelum dan sesudah gambar Pasien Sindrom Down dengan Terapi Prekursor Sel Stem



Transformasi dari tidak terkendali mimik wajah ke ekspresi wajah normal


Dari 1 ½ tahun sampai 10 tahun dengan terkontrol, ekspresi wajah yang jelas, berbicara lancar, membaca buku dan menulis secara akurat


9 ½ tahun ke 10 ½ tahun dengan peningkatan

LEBIH...

PENYEBAB DAN GEJALA

Down sindrom dengan kelainan kromosom yang paling sering dan paling terkenal trisomi 21, adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh kesalahan dalam pembelahan sel yang mengakibatkan kelainan kromosom. Kelainan kromosom ini menyebabkanketerlambatan perkembangan anak. Ini mempengaruhi sekitar satu di setiap 700 bayi. Semakin muda janin, semakin tinggi kecenderungan untuk kelainan kromosom terjadi pada manusia. Seiring dengan peningkatan umur wanita, resiko memiliki bayi Sindrom Down meningkat secara signifikan. Ini melibatkan kelainan perkembangan fisik dan mental serta kelemahan sistem kekebalan tubuh. Seringkali sindrom Down dikaitkan dengan beberapa penurunan kemampuan kognitif dan pertumbuhan fisik serta penampilan wajah. Tidak ada satu individu dengan sindrom Down akan memiliki semua fitur yang disebutkan. Fitur-fitur yang paling umum berhubungan dengan sindrom Down meliputi:

• profil wajah kempes
• Telinga abnormal berbentuk kecil
• kemampuan berlebihan untuk memperpanjang sendi (hyperflexibility)
• Bintik putih pada iris (Brushfield spot)
• Mata miring ke atas 
• Hidung mengatur  rendah
• leher pendek
• Anomali gigi
• Lidah diperbesar
• Lipatan dalam di telapak tangan
• Cacat jari kelima
• Ruang lebar antara jari kaki  jempol dan kedua
• lebih pendek dari tinggi normal




DIAGNOSA

Sedangkan sindrom Down adalah kelainan kromosom, bayi biasanya diidentifikasi saat lahir melalui pengamatan karakteristik fisik umum. Setelah kecurigaan ini dinaikkan, dokter akan meminta tes darah yang disebut kromosom kariotipe untuk memverifikasi keberadaan gangguan tersebut. Pembangunan fisik pada bayi dengan sindrom Down terjadi pada tingkat lebih lambat karena otot dan disket yang lemah. Penuturan tertunda. Umur pendek namun tanpa cacat jantung bawaan dan defisiensi imunologi yang serius. Pasien biasanya dapat hidup sampai 60 tahun. Penderita sindrom Down dengan bentuk mosaik trisomi 21 bisa subur dan memiliki keturunan yang normal.



PENGEMBANGAN KOGNITIF

Perkembangan kognitif sebagai berkaitan dengan persepsi, penilaian memori, dan penalaran pada anak-anak dengan sindrom Down adalah sangat variabel. Idealnya, identifikasi metode terbaik pengajaran setiap anak tertentu dimulai segera setelah lahir melalui program-program intervensi awal. Karena anak dengan sindrom Down memiliki berbagai kemampuan, keberhasilan di sekolah dapat sangat bervariasi. Masalah kognitif yang ditemukan di antara anak-anak sindrom Down juga dapat ditemukan di antara anak-anak yang tipikal. Oleh karena itu, orang tua dapat menggunakan program umum yang ditawarkan melalui sekolah.

Kemampuan bahasa menunjukkan perbedaan antara pemahaman berbicara dan mengekspresikan penuturan. Umumnya, anak-anak dengan sindrom Down memiliki keterlambatan bertutur dan membutuhkan terapi bicara untuk meningkatkan bahasa ekspresif. Keterampilan motorik halus juga tertunda dan sering tertinggal di belakang keterampilan motorik kasar dan dapat mengganggu perkembangan kognitif.



PRINSIP TERAPEUTIK

• Regulasi keseimbangan endokrin
• Penghapusan peningkatan keterlambatan dalam perkembangan otak
• Perbaikan defisiensi imunologi
• Rehabilitasi dari seluruh sistem tubuh (latihan, ucapan terapi, dll)



THE FACTS ON DOWN SYNDROME

Never say that one has a Down syndrome child, or someone with Down’s or suffering from Down syndrome.

Down syndrome, the preferred term, Down’s syndrome or trisomy 21 is a condition. No one can suffer from it. It’s not a disease.

The right examples: “I have a child with Down syndrome.” or “Robert has Down syndrome.”

This is the thrust of the arguments in a two-part Bernama Report in conjunction with World Down Syndrome Day on March 21.

Down syndrome, named after John Langdon Down, the British physician who described the syndrome in 1866, is the most common chromosomal abnormality caused by the presence of all or part of a third copy of chromosome 21.

The first part of the Bernama Report can be read here: http://www.bernama.com/bernama/v7/fe/newsfeatures.php?id=934194